Home · Tajwid · Sharaf · Nahwu · Balaghah · Do'a · Daftar Isi

Mengenal Jumlah Ismiyyah dan Jumlah Fi'liyyah Dilengkapi Contoh

Dalam belajar bahasa Arab, memahami jumlah (الجُمْلَة) atau kalimat merupakan salah satu dasar penting. Dengan memahami jenis-jenis kalimat, kita akan lebih mudah membaca teks Arab, memahami Al-Qur’an dan hadis, serta menyusun kalimat sederhana dalam bahasa Arab.

Jumlah

Secara umum, kalimat dalam bahasa Arab dapat dibagi menjadi dua bentuk utama, yaitu:

  1. Jumlah Ismiyyah (الجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ) — kalimat yang diawali dengan isim (kata benda/kata yang berkedudukan sebagai nomina).
  2. Jumlah Fi‘liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ) — kalimat yang diawali dengan fi‘il (kata kerja).

Pada postingan ini kita akan belajar apa itu jumlah ismiyyah dan jumlah fi’liyyah dilengkapi contoh serta terjemahan bahasa Indonesia.

A. Jumlah Ismiyyah (الجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ)

1. Apa Itu Jumlah Ismiyyah?

Jumlah ismiyyah adalah kalimat yang pada susunan dasarnya diawali dengan isim (اِسْمٌ). Jumlah ismiyyah biasanya terdiri atas dua unsur utama:

مُبْتَدَأٌ + خَبَرٌ

atau:

Mubtada’ + khabar

Mubtada’ adalah isim yang menjadi pokok pembicaraan, sedangkan khabar adalah informasi yang menerangkan mubtada’.

Contoh:

الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

Siswa itu rajin.

Keterangannya (الطَّالِبُ) adalah mubtada’ dan (مُجْتَهِدٌ) merupakan khabar. Keduanya berstatus marfū‘ dalam susunan dasar jumlah ismiyyah.

2. Contoh Jumlah Ismiyyah

 الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

Terjemah:
Siswa itu rajin.

 الْمُعَلِّمُ حَاضِرٌ

Terjemah:
Guru itu hadir.

 الْفَصْلُ نَظِيفٌ

Terjemah:
Kelas itu bersih.

 الْكِتَابُ مُفِيدٌ

Terjemah:
Buku itu bermanfaat.

 الْبَيْتُ كَبِيرٌ

Terjemah:
Rumah itu besar.

 الْمَسْجِدُ قَرِيبٌ

Terjemah:
Masjid itu dekat.

 الْوَلَدُ ذَكِيٌّ

Terjemah:
Anak laki-laki itu cerdas.

 الْبِنْتُ مُجْتَهِدَةٌ

Terjemah:
Anak perempuan itu rajin.

 الْجَوُّ جَمِيلٌ

Terjemah:
Cuacanya indah.

 السَّمَاءُ صَافِيَةٌ

Terjemah:
Langit itu cerah.

 الْحَدِيقَةُ وَاسِعَةٌ

Terjemah:
Taman itu luas.

 الطَّالِبَانِ حَاضِرَانِ

Terjemah:
Dua siswa itu hadir.

 الطُّلَّابُ مُجْتَهِدُونَ

Terjemah:
Para siswa itu rajin.

 الْمُعَلِّمَاتُ حَاضِرَاتٌ

Terjemah:
Para guru perempuan itu hadir.

 الْكِتَابُ عَلَى الطَّاوِلَةِ

Terjemah:
Buku itu berada di atas meja.

 الْمُدِيرُ فِي الْمَكْتَبِ

Terjemah:
Kepala sekolah itu berada di kantor.

 الْوَلَدُ أَمَامَ الْبَيْتِ

Terjemah:
Anak laki-laki itu berada di depan rumah.

 الْحَقِيبَةُ تَحْتَ الْكُرْسِيِّ

Terjemah:
Tas itu berada di bawah kursi.

 فِي الْفَصْلِ طُلَّابٌ

Terjemah:
Di dalam kelas terdapat beberapa siswa.

 عِنْدَ الْمُعَلِّمِ كِتَابٌ

Terjemah:
Guru itu memiliki sebuah buku.

B. Jumlah Fi‘liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ)

1. Apa Itu Jumlah Fi‘liyyah?

Jumlah fi‘liyyah adalah kalimat yang pada susunan dasarnya diawali dengan fi‘il (فِعْلٌ) atau kata kerja.

Pola sederhana jumlah fi‘liyyah dapat berupa:

فِعْلٌ + فَاعِلٌ + مَفْعُولٌ بِهِ

Artinya:

Kata kerja + pelaku + objek

Contoh:

كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ

Siswa itu menulis pelajaran

Pada kalimat tersebut:

  • كَتَبَ = menulis → fi‘il
  • الطَّالِبُ = siswa → fā‘il
  • الدَّرْسَ = pelajaran → maf‘ūl bih

Berikut  contoh jumlah fi‘liyyah.

 

2. Contoh Jumlah Fi‘liyyah

 كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ

Terjemah:
Siswa itu menulis pelajaran.

 قَرَأَ مُحَمَّدٌ الْكِتَابَ

Terjemah:
Muhammad membaca buku.

 ذَهَبَ أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

Terjemah:
Ahmad pergi ke sekolah.

 يَذْهَبُ الطَّالِبُ إِلَى الْمَسْجِدِ

Terjemah:
Siswa itu pergi ke masjid.

 يَشْرَبُ الْوَلَدُ الْمَاءَ

Terjemah:
Anak laki-laki itu minum air.

 أَكَلَ عَلِيٌّ التُّفَّاحَةَ

Terjemah:
Ali memakan apel.

 فَتَحَ الْمُعَلِّمُ الْبَابَ

Terjemah:
Guru itu membuka pintu.

 أَغْلَقَ الطَّالِبُ النَّافِذَةَ

Terjemah:
Siswa itu menutup jendela.

 يَكْتُبُ الْمُعَلِّمُ الدَّرْسَ

Terjemah:
Guru itu menulis pelajaran.

 يَقْرَأُ الْوَلَدُ الْقُرْآنَ

Terjemah:
Anak laki-laki itu membaca Al-Qur’an.

 حَفِظَ الطَّالِبُ الْحَدِيثَ

Terjemah:
Siswa itu menghafal hadis.

 يَحْفَظُ مُحَمَّدٌ الْقُرْآنَ

Terjemah:
Muhammad menghafal Al-Qur’an.

 صَلَّى الْمُسْلِمُ فِي الْمَسْجِدِ

Terjemah:
Seorang muslim salat di masjid.

 دَخَلَ الْمُدِيرُ الْفَصْلَ

Terjemah:
Kepala sekolah itu memasuki kelas.

 خَرَجَ الطُّلَّابُ مِنَ الْفَصْلِ

Terjemah:
Para siswa keluar dari kelas.

 لَعِبَ الْأَوْلَادُ فِي الْمَلْعَبِ

Terjemah:
Anak-anak bermain di lapangan.

 سَاعَدَ الْوَلَدُ أُمَّهُ

Terjemah:
Anak laki-laki itu membantu ibunya.

 زَارَ أَحْمَدُ جَدَّهُ

Terjemah:
Ahmad mengunjungi kakeknya.

 يَسْتَمِعُ الطَّالِبُ إِلَى الْمُعَلِّمِ

Terjemah:
Siswa itu mendengarkan guru.

 يُحِبُّ الْمُسْلِمُ الْخَيْرَ

Terjemah:
Seorang muslim mencintai kebaikan.

 

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Jumlah Ismiyyah dan Jumlah Fi'liyyah Dilengkapi Contoh"

Post a Comment