Home · Tajwid · Sharaf · Nahwu · Balaghah · Do'a · Daftar Isi

Isim Fi'il: Pengertian, Pembagian, dan Contohnya dari Al-Qur'an & Hadis

Isim Fi’il: Kata yang Bermakna Fi’il dalam Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab, kita mengenal tiga kelompok kata utama, yaitu isim (اِسْمٌ), fi’il (فِعْلٌ), dan ḥarf (حَرْفٌ). Namun, dalam pembahasan ilmu nahwu terdapat satu bentuk kata yang cukup unik, yaitu isim fi’il (اِسْمُ الْفِعْلِ).

Isim Fi'il

Namanya memang mengandung kata isim dan fi’il, tetapi isim fi’il bukanlah gabungan antara isim dan fi’il. Istilah ini merujuk kepada suatu kata yang secara bentuk termasuk isim, tetapi memberikan makna seperti fi’il dan dapat menjalankan fungsi yang dijalankan oleh fi’il.

Contohnya:

صَهْ

“Diamlah!”

Kata (صَهْ) bukan fi’il amr seperti (اُسْكُتْ). Akan tetapi, maknanya sama yaitu diam/berhentilah berbicara, sehingga kata tersebut disebut isim fi’il amr.

1. Pengertian Isim Fi’il

Secara bahasa, isim fi’il (اِسْمُ الْفِعْلِ) berarti “kata benda yang menunjukkan makna kata kerja”.

Secara istilah, isim fi’il adalah:

كَلِمَةٌ تَدُلُّ عَلَى مَعْنَى الْفِعْلِ، وَلَا تَقْبَلُ عَلَامَاتِهِ

“Suatu kata yang menunjukkan makna fi’il, tetapi tidak menerima tanda-tanda fi’il.”

Jadi, ada dua karakter utama:

  1. Maknanya seperti fi’il.
  2. Tidak menerima tanda-tanda yang biasa dimiliki fi’il.
  3. Bersifat mabnī.

Pertanyaan yang sering muncul adalah:

“kalau maknanya fi’il, mengapa disebut isim?”

Karena kata tersebut tidak memiliki karakteristik fi’il secara bentuk, tetapi maknanya menunjukkan pekerjaan atau tindakan seperti fi’il.

Perhatikan:

Arti

Makna Fi’il

Isim Fi’il

Diamlah!

اُسْكُتْ

صَهْ

Berhentilah!

اِمْتَنِعْ / اِنْكَفِفْ

مَهْ

Jauh/sangat jauh

بَعُدَ

هَيْهَاتَ

Kabulkanlah!

اِسْتَجِبْ

آمِينَ

Kemarilah!

تَعَالَ / أَقْبِلْ

هَلُمَّ

 

Dengan demikian, isim fi’il memiliki makna seperti fi’il, tetapi bentuknya tidak mengikuti pola fi’il biasa.

2. Pembagian Isim Fi’il Berdasarkan Maknanya

Isim fi’il dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama berdasarkan makna waktu atau jenis fi’il yang diwakilinya.

a. Isim Fi’il Māḍī (اِسْمُ فِعْلِ الْمَاضِي)

Isim fi’il māḍī adalah isim fi’il yang menunjukkan makna seperti fi’il māḍī, yaitu sesuatu yang telah terjadi.

Contoh paling terkenal:

هَيْهَاتَ

Artinya (بَعُدَ): “Telah jauh” atau “sangat jauh.”

Contoh dalam Al-Qur’an:

هَيْهَاتَ هَيْهَاتَ لِمَا تُوعَدُونَ

“Jauh, jauh sekali apa yang diancamkan kepada kalian.” QS. Al-Mu’minūn [23]: 36.

b. Isim Fi’il Muḍāri’ (اِسْمُ فِعْلِ الْمُضَارِعِ)

Isim fi’il muḍāri’ adalah isim fi’il yang menunjukkan makna seperti fi’il muḍāri’.

Salah satu contohnya adalah:

أُفٍّ

Kata (أُفٍّ) digunakan untuk menunjukkan rasa tidak suka, keluhan, kejengkelan, atau rasa kesal.

Dalam konteks tertentu, maknanya dapat dipahami seperti (أَتَضَجَّرُ) yang artinya “Aku merasa kesal/jengkel.”

Contoh dari Al-Qur’an:

فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا

“Maka janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya.” QS. Al-Isrā’ [17]: 23.

c. Isim Fi’il Amr (اِسْمُ فِعْلِ الْأَمْرِ)

Isim fi’il amr adalah isim fi’il yang memberikan makna seperti fi’il amr, yaitu perintah.

Contohnya:

صَهْ

Artinya (اُسْكُتْ) atau “Diamlah!”

Contoh lainnya:

مَهْ

Artinya (اِنْكَفِفْ) yang artinya “Berhentilah!”

3. Contoh Isim Fi’il

Arti

Makna Fi’il

Isim Fi’il

Jauh/telah jauh

بَعُدَ

هَيْهَاتَ

Kabulkanlah! / Dengarkanlah!

اِسْتَجِبْ / اِسْمَعْ

آمِينَ

Kemarilah!

أَقْبِلْ

حَيَّ

Cepatlah!

أَسْرِعْ

هَيَّا / هَيْكَ

Kemarilah! / Cepatlah!

أَسْرِعْ / أَقْبِلْ

هَيْتَ

Telah terjadi dengan cepat

أَسْرَعَ

سَرْعَانَ

Telah terlambat/lambat

بَطُؤَ

بُطْآنَ

Telah berpisah/jauh perbedaannya

بَعُدَ / افْتَرَقَ

شَتَّانَ

Aku merasa sakit

أَتَوَجَّعُ

آهِ

Aku mengeluh/merasa sakit

أَتَوَجَّعُ

أَوَّاهِ

Diamlah!

اُسْكُتْ

صَهْ

Berhentilah!

كُفَّ / اِنْكَفِفْ

مَهْ

Pelan-pelanlah!

تَمَهَّلْ / أَمْهِلْ

رُوَيْدَكَ

Kemarilah!

تَعَالَ / أَقْبِلْ

هَلُمَّ

Datanglah/kemarilah!

أَقْبِلْ

حَيَّ

Cepatlah!

أَسْرِعْ

هَيَّا

Tinggalkanlah!

اُتْرُكْ / دَعْ

بَلْهَ

Ambillah!

خُذْ

هَاكَ

Ambillah!

خُذْ

دُونَكَ

Lanjutkanlah!/Tambahkanlah!

زِدْ / اسْتَمِرَّ

إِيهِ

Dengarkanlah!/Ceritakanlah!

اسْتَمِعْ / حَدِّثْ

إِيهِ

Berhentilah!/Tinggalkanlah!

كُفَّ / اُتْرُكْ

تَرَاكَ

Waspadalah!

اِحْذَرْ

حَذَارِ

Turunlah!

اِنْزِلْ

نَزَالِ

Dengarkanlah!

اِسْمَعْ

سَمَاعِ

Doronglah!

اِدْفَعْ

دِفَاعِ

Pukullah!

اِضْرِبْ

ضِرَابِ

Tulislah!

اُكْتُبْ

كِتَابِ

Minumlah!

اِشْرَبْ

شِرَابِ

Lihatlah!/Tunggulah!

اُنْظُرْ / اِنْتَظِرْ

نَظَارِ

Jagalah!/Tetapilah!

اِلْزَمْ

عَلَيْكَ

Menjauhlah dariku!

اِبْتَعِدْ

إِلَيْكَ عَنِّي

Maju/teruslah!

تَقَدَّمْ

أَمَامَكَ

Kemarilah!

تَعَالَ / أَقْبِلْ

هَلُمَّ

Datangkanlah! / Hadirkanlah!

أَحْضِرْ

هَلُمَّ

Ambillah kalian!

خُذُوا

هَاؤُمُ

Diamlah!

اُسْكُتْ

صَهْ

Tambahkanlah! / Lanjutkanlah!

زِدْ / اِسْتَمِرَّ

إِيهِ

Berhentilah! / Diamlah!

كُفَّ / اُسْكُتْ

مَهْ

Pelan-pelanlah!

تَمَهَّلْ / أَمْهِلْ

رُوَيْدَ / رُوَيْدَكَ

Tinggalkanlah!

اُتْرُكْ / دَعْ

بَلْهَ

Ambillah!

خُذْ / تَنَاوَلْ

هَاكَ / هَاءَ / هَا

Ambillah!

خُذْ

دُونَكَ

Aku merasa sakit

أَتَأَلَّمُ

حُسّ

Pelan-pelanlah!

تَمَهَّلْ / اِتَّئِدْ

تَيْدَ / تَيْدَكَ / تَيْدَخْ

Kemarilah! / Majulah!

أَقْبِلْ / تَقَدَّمْ

هَيَّهَلْ / هَيْهَلَكَ / هَيْهَلَا

Tampilkanlah dirimu! / Muncullah!

اُبْرُزْ

حُدَيَّاكَ

Cukuplah!

اِكْتَفِ

بَسْ

Bersegeralah!

أَسْرِعْ

النَّجَاءَكَ

Berhentilah! / Menjauhlah!

كُفَّ / اِبْتَعِدْ

إِيْهَا

Biarlah aku menjadi tebusanmu!

لِيَفْدِكَ

فِدَاءَ

Cukuplah!

اِكْتَفِ

قَدْكَ / قَطْكَ

Berhentilah! / Tahanlah!

أَمْسِكْ

كَذَاكَ

Perlahanlah! / Bersabarlah!

تَمَهَّلْ

هَدَادَيْكَ

 

4. Contoh Isim Fi’il dalam Al-Qur’an dan Hadis

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu; orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk.” QS. Al-Mā’idah [5]: 105.

Dalam ungkapan:

عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ

Kata (عَلَيْكُمْ) dipahami sebagai isim fi’il amr dengan makna:

اِلْزَمُوا أَنْفُسَكُمْ

“Jagalah/peganglah dirimu.”

Contoh lainnya terdapat dalam Al-Qur’an:

وَالْقَائِلِينَ لِإِخْوَانِهِمْ هَلُمَّ إِلَيْنَا

“Dan mereka yang berkata kepada saudara-saudara mereka, ‘Marilah kepada kami...’” QS. Al-Aḥzāb [33]: 18.

Kata (هَلُمَّ) merupakan isim fi’il amr menurut bahasa Hijaz, dengan makna seperti (تَعَالَ) “Kemarilah!” atau (أَقْبِلْ) “Datanglah!”

Contoh Isim Fi’il dalam Hadis

Dalam hadis tentang telaga (al-ḥawḍ), Nabi ﷺ digambarkan berseru:

أَلَا هَلُمَّ

yang bermakna

أَلَا تَعَالَوْا

“Mari datanglah!”

***

Semoga postingan ini bermanfaat bagi para pembaca. Yang memerlukan materi ini, silakan copy paste saja!

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "Isim Fi'il: Pengertian, Pembagian, dan Contohnya dari Al-Qur'an & Hadis"

Post a Comment