Home · Tajwid · Sharaf · Nahwu · Balaghah · Do'a · Daftar Isi

Kumpulan Soal Akidah Akhlak Kelas 9 untuk Menghadapi PAS/ASAS

Mata pelajaran Akidah dan Akhlak di Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas 9 memiliki peran penting dalam membentuk keimanan serta karakter siswa. Akidah mengajarkan dasar-dasar keyakinan yang benar, sedangkan akhlak menuntun siswa untuk berperilaku sesuai dengan tuntunan Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Akidah Akhlak

Ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) menjadi salah satu momen penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari. Melalui kumpulan soal PAS ini, diharapkan siswa dapat berlatih, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Soal-soal yang disajikan mencakup berbagai aspek akidah dan akhlak, mulai dari keyakinan terhadap rukun iman hingga penerapan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan berlatih secara konsisten, siswa tidak hanya siap menghadapi ujian, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai akidah dan akhlak dalam kehidupan nyata, sehingga menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

AKIDAH AKHLAK MADRASAH TSANAWIYAH KELAS 9

PENILAIAN AKHIR SEMESTER

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada lembar jawaban yang tersedia!

1. Pengertian hari akhir adalah ….

A. Hari ketika seluruh isi alam semesta akan hancur dan berakhir, berganti dengan alam akhirat.
B. Hari ketika seluruh kehidupan akan berakhir, sehingga tiada kehidupan lagi sesudah itu.
C. Hari ketika gunung-gunung dan bumi akan dibenturkan sehingga berantakan.
D. Hari ketika isi lautan ditumpahkan dan pepohonan ditumbangkan.

 

2. Golongan manusia yang berpendapat bahwa kehidupan di dunia ini adalah segalanya, dan jika seseorang telah mati maka berakhirlah segalanya serta tidak mempercayai adanya hari akhir disebut golongan ….

A. Agama Samawi
B. Reinkarnasi
C. Jahiliyah
D. Atheis

 

3. Dalam Al-Qur'an surah Al-Hajj ayat 7 yang berbunyi:

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

Ayat tersebut menerangkan tentang ….

A. Kiamat belum tentu datang dan terjadi.
B. Kehidupan dunia akan berlangsung selamanya.
C. Nabi Muhammad saw. mengetahui datangnya hari kiamat.
D. Kiamat pasti datang dan tidak ada keraguan tentangnya.

 

4. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

a. Kematian akan terjadi pada setiap orang.
b. Maksiat merajalela.
c. Anak durhaka kepada orang tua.
d. Turunnya Dajjal.

Yang merupakan tanda-tanda kiamat sughra yaitu ….

A. a, b, c
B. b, c, d
C. a, b, d
D. a, c, d

 

5. Berikut ini yang merupakan tanda-tanda kiamat kubra adalah ….

A. Merebaknya perzinaan.
B. Matahari terbit dari barat.
C. Ilmu agama sudah tidak dianggap penting.
D. Banyak masjid bagus, tetapi sedikit jamaah.

 

6. Urutan peristiwa yang berhubungan dengan hari akhir yang benar adalah ….

A. Yaumul Ba'ats → Yaumul Hasyr → Yaumul Jaza' → Yaumul Mizan
B. Yaumul Hasyr → Yaumul Mizan → Yaumul Jaza' → Yaumul Ba'ats
C. Yaumul Mizan → Yaumul Jaza' → Yaumul Ba'ats → Yaumul Jaza'
D. Yaumul Ba'ats → Yaumul Hasyr → Yaumul Mizan → Yaumul Jaza'

 

7. Hari penyesalan atas dosa seseorang pada saat di Padang Mahsyar disebut ….

A. Yaumul Wa'id
B. Yaumul Jami'
C. Yaumul Hasyr
D. Yaumul Ba'ats

 

8. Yang dimaksud dengan Yaumul Mizan adalah ….

A. Hari dihitungnya amal baik dan amal buruk manusia selama hidup di dunia.
B. Hari penimbangan amal baik dan amal buruk yang dilakukan manusia selama hidup di dunia.
C. Hari dibalasnya amal baik dan amal buruk yang dilakukan manusia selama hidup di dunia.
D. Hari pemberian catatan amal baik dan amal buruk yang dilakukan manusia selama hidup di dunia.

 

9. Hari pembalasan seluruh amal perbuatan manusia yang akan diberikan Allah Swt. disebut ….

A. Yaumul Mizan
B. Yaumul Jaza'
C. Yaumul Mahsyar
D. Yaumul Hisab

 

10. Berikut nama surga yang dijanjikan oleh Allah Swt. untuk orang yang selalu bersyukur bersama para aulia adalah surga ….

A. Firdaus
B. 'Adn
C. Darun Na'im
D. Darus Salam

 

11. Perhatikan contoh cerita berikut!

A. Aminah anak yang pintar dan rajin beribadah. Dia termasuk siswa yang selalu mendapatkan peringkat 10 besar. Dia aktif mengikuti salat berjamaah serta tidak pernah absen.

B. Rafiq selalu berpikir positif dan bersikap sopan di mana saja berada. Meskipun teman-temannya tidak selalu sama pemikirannya dengan dia, dia tidak mempermasalahkannya dan Rafiq selalu berhati-hati dalam bergaul.

C. Shanti anak yang gemar menabung. Setiap hari dia menyisihkan uang sakunya untuk ditabung. Suatu hari tabungan Shanti terkumpul banyak.

D. Ahmad tekun belajar dan rajin membantu orang tua. Ahmad anak yang ikhlas melakukan pekerjaan yang baik untuk menyenangkan orang lain, yang penting dalam hal kebaikan.

Dari contoh cerita di atas, yang mencerminkan perilaku beriman kepada hari akhir adalah ….

A. A
B. B
C. C
D. D

 

12. Kemampuan seseorang atas ilmu tertentu dan cerdik dalam menghadapi permasalahan adalah pengertian ….

A. Kreatif
B. Produktif
C. Berilmu
D. Kerja keras

 

13. Perhatikan potongan ayat berikut!

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Kata yang digarisbawahi bermakna ….

A. Allah Swt. akan mengangkat derajat.
B. Allah Swt. akan mendekatkan.
C. Allah Swt. akan memuliakan.
D. Allah Swt. akan memasukkan.

 

14. Ahmad selalu berusaha mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah atau kendala-kendala yang ada di masyarakat dengan cerdik. Hal tersebut merupakan salah satu cara membiasakan diri bersikap ….

A. Kreatif
B. Mandiri
C. Inovatif
D. Berilmu

 

15. Pernyataan berikut ini merupakan ciri orang yang memiliki sifat pekerja keras, kecuali ….

A. Tahan uji dan tekun dalam menuntaskan pekerjaannya.
B. Tergesa-gesa agar pekerjaan cepat selesai.
C. Tidak mudah menyerah.
D. Bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu.

 

16. Bu Nurul tiap hari berjualan sayuran di pasar demi membantu suaminya yang bekerja di sebuah pabrik. Semua dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya, termasuk membiayai sekolah ketiga anaknya yang duduk di bangku MTs dan MA. Hal ini merupakan contoh perilaku ….

A. Kreatif
B. Mandiri
C. Inovatif
D. Berilmu

 

17. Seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru disebut ….

A. Kreatif
B. Mandiri
C. Inovatif
D. Berilmu

 

18. Cara-cara membiasakan diri bersifat kreatif yaitu ….

A. Mengadakan pelatihan kewirausahaan.
B. Memanfaatkan waktu luang untuk berkarya.
C. Mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan.
D. Mudah jenuh dan bosan.

 

19. Kemampuan seseorang untuk menghasilkan sesuatu atau banyak mendatangkan hasil adalah arti ….

A. Produktif
B. Inovatif
C. Kreatif
D. Kerja keras

 

20. “Tidak akan ada perubahan yang lebih baik selama seseorang tidak mau berusaha untuk mengubahnya sendiri.” Kalimat di atas sesuai dengan isi Al-Qur'an ….

A. Surah Ar-Ra'd: 10
B. Surah Ar-Ra'd: 11
C. Surah Ar-Rahman: 11
D. Surah Ar-Rahman: 10

 

21. Rasulullah saw. bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

Maksud hadis di atas adalah ….

A. Jika kita beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah kita menghormati saudara.
B. Jika kita beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah kita menghormati teman.
C. Jika kita beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah kita menghormati tetangga.
D. Jika kita beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah kita menghormati tamu.

 

22. Orang yang masih memiliki hubungan kerabat dengan kita disebut ….

A. Teman
B. Tetangga
C. Tamu
D. Saudara

 

23. Perhatikan item-item berikut!

(1)  Menciptakan suasana aman dan nyaman dalam berteman.

(2)  Membantu teman sesuka hati.

(3)  Membawa kebaikan dalam pergaulan.

(4)  Menganggap teman sebagai One Team One Aim (Satu Tim Satu Tujuan).

(5)  Membiasakan menang dalam segala hal.

Ciri-ciri beradab islami kepada teman, kecuali ….

A. 1 dan 4
B. 2 dan 5
C. 1 dan 3
D. 3 dan 4

 

24. Jika kita berteman, selayaknya ….

A. Memilih-milih dari mana dia berasal.
B. Memilih teman yang dapat memberikan kebahagiaan duniawi.
C. Memilih teman dengan memandang ras, suku, dan agama.
D. Memilih teman tanpa memandang ras, suku, dan agama.

 

25. Menurut jumhur ulama, yang disebut tetangga adalah ….

A. Orang yang memiliki rumah berjarak 40 rumah dari rumah kita dari segala arah.
B. Orang yang memiliki rumah berjarak 40 rumah dari rumah kita dari arah depan.
C. Orang yang memiliki rumah berjarak 40 rumah dari rumah kita dari arah belakang.
D. Orang yang memiliki rumah berjarak 40 rumah dari rumah kita dari arah samping.

 

26. Perhatikan pernyataan berikut tentang sikap bertetangga:

(1)  Menyapa tetangga dengan ramah.

(2)  Membantu tetangga yang sedang kesulitan.

(3)  Menggunjing tetangga ketika tidak hadir.

(4)  Menjaga kebersihan lingkungan bersama.

Sikap bertetangga yang sesuai dengan ajaran Islam ditunjukkan oleh nomor …

A. 1, 2, dan 3

B. 1, 2, dan 4

C. 2, 3, dan 4

D. 1, 3, dan 4

 

27. Menunjukkan muka berseri-seri, ceria, dan mau tersenyum kepada tetangga termasuk ….

A. Senang kepada tetangga
B. Perhatian kepada tetangga
C. Beradab islami kepada tetangga
D. Menghormati tetangga

 

28. Perhatikan hadis berikut ini adalan!

خَيْرُ الأَصْحَابِ عِنْدَ اللَّهِ خَيْرُكُمْ لِصَاحِبِهِ ...... عِنْدَ اللَّهِ خَيْرُكُمْ لِجَارِهِ

A.

خَيْرُكُمْ لِجَارِهِ

B.

وَخَيْرُ الْجِيرَانِ

C.

خَيْرُ الأَصْحَابِ

D.

وَخَيْرُ النَّاسِ

 

29. Farhan adalah seorang siswa MTs. Ia memiliki banyak tetangga di rumahnya. Jika bertemu dengan tetangganya, ia selalu bersikap sopan dan santun terhadap mereka. Sikap Farhan menunjukkan ….

A. Farhan anak yang sopan.
B. Farhan anak yang baik.
C. Adab dalam bergaul.
D. Adab islami kepada tetangga.

 

30. Hikmah beradab islami kepada saudara, teman, dan tetangga adalah ….

A. Menciptakan hubungan sejahtera.
B. Menimbulkan masyarakat berilmu.
C. Terwujud lingkungan yang nyaman dan islami.
D. Menunjukkan keberhasilan.

 

31. Nama ayah Umar bin Khattab r.a. adalah ….

A. Khattab bin Naufal Al-Shimh Al-Quraisy
B. Khattab bin Abdi Manaf Al-Quraisy
C. Khattab bin Hasyim bin Abdul Manaf
D. Khattab bin Murrah bin Ka'ab

 

32. Umar bin Khattab r.a. masuk Islam pada usia ….

A. 25 tahun
B. 27 tahun
C. 26 tahun
D. 28 tahun

 

33. Di bawah ini merupakan sikap hidup Umar bin Khattab r.a. sebelum masuk Islam, yaitu ….

A. Sangat mencintai Islam.
B. Sangat membenci Islam.
C. Sangat mendukung keluarganya untuk masuk Islam.
D. Tidak membunuh keluarganya yang masuk Islam.

 

34. Gelar Umar bin Khattab r.a., di antaranya adalah The Lion of the Desert, artinya ….

A. Karena sangat lemah lembut.
B. Karena kesederhanaannya.
C. Karena kegigihan dan keberaniannya.
D. Karena kejujurannya.

 

35. Sifat Umar bin Khattab r.a. yang paling menonjol di antaranya adalah keberanian dalam mengajarkan agama Islam secara terang-terangan, hingga mendapat julukan ….

A. Abu Faiz
B. Abu Hafsh
C. The Lion of the Desert
D. Al-Faruq

 

36. Sikap Umar bin Khattab r.a. di antaranya selalu mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Ketika diberitahu bahwa beliau akan dinaikkan gajinya sebagai khalifah, sikap beliau adalah ….

A. Bersuka cita.
B. Melakukan syukuran.
C. Marah dan tidak mau menerima.
D. Biasa saja.

 

37. Di bawah ini merupakan sikap hidup sederhana adalah ….

A. Merencanakan segala kebutuhan dengan tepat dan tidak keluar dari keperluannya.
B. Menambah kebutuhan yang dibutuhkan untuk jangka panjang.
C. Memberikan sebagian harta untuk keperluan pesta.
D. Memiliki alat komunikasi yang dapat membantu segala aktivitas sehari-hari.

 

38. Salah satu sifat penting yang perlu diteladani dari kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab r.a. adalah sangat peduli dan dekat dengan rakyatnya. Hal ini dibuktikan dengan tindakan beliau yaitu ….

A. Meminta masyarakat miskin untuk datang ke rumah beliau.
B. Mendata warga miskin untuk didiskusikan.
C. Menyuruh orang kaya untuk menanggung 10 keluarga miskin.
D. Mengunjungi rakyatnya untuk melihat langsung kehidupan mereka.

 

39. Di antara hikmah dari keteladanan Umar bin Khattab r.a. adalah ….

A. Dapat mewujudkan pribadi dermawan yang ikhlas karena Allah Swt.
B. Lemah lembut dan kurang berani mengambil tindakan.
C. Tidak harus meniru sifat sahabat Umar bin Khattab r.a.
D. Hidup dijalani sesuai kemampuan saja dan tidak usah dipaksakan.

 

40. Untuk meneladani sifat Umar bin Khattab r.a. yang dermawan, cara-cara yang perlu kita lakukan adalah ….

A. Menyadari bahwa kita memiliki kemampuan yang berbeda.
B. Menyadari bahwa hidup perlu perjuangan dan membantu orang lain.
C. Membiasakan hidup sesuai keinginan asal mampu.
D. Membiasakan berpikir dan bersikap serta berperilaku yang berkualitas.

 

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!

41. Analisislah hubungan antara iman kepada hari akhir dengan perilaku seseorang dalam menjaga amanah dan tanggung jawab. Mengapa orang yang beriman kepada hari akhir cenderung lebih berhati-hati dalam bertindak?

42. Tulislah dalil tentang akan terjadinya hari akhir, yaitu QS. Thaha ayat 15, beserta artinya!

43. Jelaskan arti lafaz di bawah ini!

رَجُلٌ يَدْرِي وَلَا يَدْرِي أَنَّهُ يَدْرِي

44. Sebutkan lima sikap atau perilaku yang mencerminkan adab Islam kepada tetangga!

45. Sebutkan empat keteladanan yang dimiliki sahabat Umar bin Khattab r.a.!

Artikel keren lainnya:

Mengenal Jumlah Ismiyyah dan Jumlah Fi'liyyah Dilengkapi Contoh

Dalam belajar bahasa Arab, memahami jumlah (الجُمْلَة) atau kalimat merupakan salah satu dasar penting. Dengan memahami jenis-jenis kalimat, kita akan lebih mudah membaca teks Arab, memahami Al-Qur’an dan hadis, serta menyusun kalimat sederhana dalam bahasa Arab.

Jumlah

Secara umum, kalimat dalam bahasa Arab dapat dibagi menjadi dua bentuk utama, yaitu:

  1. Jumlah Ismiyyah (الجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ) — kalimat yang diawali dengan isim (kata benda/kata yang berkedudukan sebagai nomina).
  2. Jumlah Fi‘liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ) — kalimat yang diawali dengan fi‘il (kata kerja).

Pada postingan ini kita akan belajar apa itu jumlah ismiyyah dan jumlah fi’liyyah dilengkapi contoh serta terjemahan bahasa Indonesia.

A. Jumlah Ismiyyah (الجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ)

1. Apa Itu Jumlah Ismiyyah?

Jumlah ismiyyah adalah kalimat yang pada susunan dasarnya diawali dengan isim (اِسْمٌ). Jumlah ismiyyah biasanya terdiri atas dua unsur utama:

مُبْتَدَأٌ + خَبَرٌ

atau:

Mubtada’ + khabar

Mubtada’ adalah isim yang menjadi pokok pembicaraan, sedangkan khabar adalah informasi yang menerangkan mubtada’.

Contoh:

الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

Siswa itu rajin.

Keterangannya (الطَّالِبُ) adalah mubtada’ dan (مُجْتَهِدٌ) merupakan khabar. Keduanya berstatus marfū‘ dalam susunan dasar jumlah ismiyyah.

2. Contoh Jumlah Ismiyyah

 الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

Terjemah:
Siswa itu rajin.

 الْمُعَلِّمُ حَاضِرٌ

Terjemah:
Guru itu hadir.

 الْفَصْلُ نَظِيفٌ

Terjemah:
Kelas itu bersih.

 الْكِتَابُ مُفِيدٌ

Terjemah:
Buku itu bermanfaat.

 الْبَيْتُ كَبِيرٌ

Terjemah:
Rumah itu besar.

 الْمَسْجِدُ قَرِيبٌ

Terjemah:
Masjid itu dekat.

 الْوَلَدُ ذَكِيٌّ

Terjemah:
Anak laki-laki itu cerdas.

 الْبِنْتُ مُجْتَهِدَةٌ

Terjemah:
Anak perempuan itu rajin.

 الْجَوُّ جَمِيلٌ

Terjemah:
Cuacanya indah.

 السَّمَاءُ صَافِيَةٌ

Terjemah:
Langit itu cerah.

 الْحَدِيقَةُ وَاسِعَةٌ

Terjemah:
Taman itu luas.

 الطَّالِبَانِ حَاضِرَانِ

Terjemah:
Dua siswa itu hadir.

 الطُّلَّابُ مُجْتَهِدُونَ

Terjemah:
Para siswa itu rajin.

 الْمُعَلِّمَاتُ حَاضِرَاتٌ

Terjemah:
Para guru perempuan itu hadir.

 الْكِتَابُ عَلَى الطَّاوِلَةِ

Terjemah:
Buku itu berada di atas meja.

 الْمُدِيرُ فِي الْمَكْتَبِ

Terjemah:
Kepala sekolah itu berada di kantor.

 الْوَلَدُ أَمَامَ الْبَيْتِ

Terjemah:
Anak laki-laki itu berada di depan rumah.

 الْحَقِيبَةُ تَحْتَ الْكُرْسِيِّ

Terjemah:
Tas itu berada di bawah kursi.

 فِي الْفَصْلِ طُلَّابٌ

Terjemah:
Di dalam kelas terdapat beberapa siswa.

 عِنْدَ الْمُعَلِّمِ كِتَابٌ

Terjemah:
Guru itu memiliki sebuah buku.

B. Jumlah Fi‘liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ)

1. Apa Itu Jumlah Fi‘liyyah?

Jumlah fi‘liyyah adalah kalimat yang pada susunan dasarnya diawali dengan fi‘il (فِعْلٌ) atau kata kerja.

Pola sederhana jumlah fi‘liyyah dapat berupa:

فِعْلٌ + فَاعِلٌ + مَفْعُولٌ بِهِ

Artinya:

Kata kerja + pelaku + objek

Contoh:

كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ

Siswa itu menulis pelajaran

Pada kalimat tersebut:

  • كَتَبَ = menulis → fi‘il
  • الطَّالِبُ = siswa → fā‘il
  • الدَّرْسَ = pelajaran → maf‘ūl bih

Berikut  contoh jumlah fi‘liyyah.

 

2. Contoh Jumlah Fi‘liyyah

 كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ

Terjemah:
Siswa itu menulis pelajaran.

 قَرَأَ مُحَمَّدٌ الْكِتَابَ

Terjemah:
Muhammad membaca buku.

 ذَهَبَ أَحْمَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

Terjemah:
Ahmad pergi ke sekolah.

 يَذْهَبُ الطَّالِبُ إِلَى الْمَسْجِدِ

Terjemah:
Siswa itu pergi ke masjid.

 يَشْرَبُ الْوَلَدُ الْمَاءَ

Terjemah:
Anak laki-laki itu minum air.

 أَكَلَ عَلِيٌّ التُّفَّاحَةَ

Terjemah:
Ali memakan apel.

 فَتَحَ الْمُعَلِّمُ الْبَابَ

Terjemah:
Guru itu membuka pintu.

 أَغْلَقَ الطَّالِبُ النَّافِذَةَ

Terjemah:
Siswa itu menutup jendela.

 يَكْتُبُ الْمُعَلِّمُ الدَّرْسَ

Terjemah:
Guru itu menulis pelajaran.

 يَقْرَأُ الْوَلَدُ الْقُرْآنَ

Terjemah:
Anak laki-laki itu membaca Al-Qur’an.

 حَفِظَ الطَّالِبُ الْحَدِيثَ

Terjemah:
Siswa itu menghafal hadis.

 يَحْفَظُ مُحَمَّدٌ الْقُرْآنَ

Terjemah:
Muhammad menghafal Al-Qur’an.

 صَلَّى الْمُسْلِمُ فِي الْمَسْجِدِ

Terjemah:
Seorang muslim salat di masjid.

 دَخَلَ الْمُدِيرُ الْفَصْلَ

Terjemah:
Kepala sekolah itu memasuki kelas.

 خَرَجَ الطُّلَّابُ مِنَ الْفَصْلِ

Terjemah:
Para siswa keluar dari kelas.

 لَعِبَ الْأَوْلَادُ فِي الْمَلْعَبِ

Terjemah:
Anak-anak bermain di lapangan.

 سَاعَدَ الْوَلَدُ أُمَّهُ

Terjemah:
Anak laki-laki itu membantu ibunya.

 زَارَ أَحْمَدُ جَدَّهُ

Terjemah:
Ahmad mengunjungi kakeknya.

 يَسْتَمِعُ الطَّالِبُ إِلَى الْمُعَلِّمِ

Terjemah:
Siswa itu mendengarkan guru.

 يُحِبُّ الْمُسْلِمُ الْخَيْرَ

Terjemah:
Seorang muslim mencintai kebaikan.

 

Artikel keren lainnya:

50 Soal Latihan Pelajaran Nahwu dan Sharaf

Berikut saya buatkan 50 soal pilihan ganda Nahwu dan Sharaf, masing-masing 25 soal, dengan tingkat kesulitan yang cocok untuk pembelajaran dasar–menengah. Kunci jawaban diletakkan di bagian akhir agar dapat langsung digunakan sebagai latihan atau postingan.

Kuis Nahwu Sharaf

A. Soal Nahwu — 25 Soal

1. Dalam ilmu Nahwu, kata (زَيْدٌ) pada kalimat

جَاءَ زَيْدٌ

berkedudukan sebagai ....

A. Maf‘ūl bih
 B. Fā‘il
 C. Mubtada’
 D. Khabar

 

2. Manakah yang termasuk isim berikut ini?

A. كَتَبَ
B.
يَذْهَبُ
C.
مُحَمَّدٌ
D.
اِجْلِسْ

 

3. Kalimat

الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

termasuk jumlah ....

A. Fi‘liyyah
B. Ismiyyah
C. Syarthiyyah
D. Istifhāmiyyah

 

4. Pada kalimat

الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

kata (مُجْتَهِدٌ) berkedudukan sebagai ....

A. Mubtada’
B. Fā‘il
C. Khabar
D. Maf‘ūl bih

 

5. Isim yang dibaca marfū‘ setelah huruf jar disebut ....

A. Majrūr
B. Manshūb
C. Marfū‘
D. Majzūm

 

6. Manakah contoh isim yang majrūr?

A. جَاءَ الطَّالِبُ
B.
رَأَيْتُ الطَّالِبَ
C.
مَرَرْتُ بِالطَّالِبِ
D.
الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ

 

7. Huruf berikut yang termasuk ḥurūf al-jarr adalah ....

A. إِنَّ
B.
لَنْ
C.
فِي
D.
لَمْ

 

8. Pada kalimat

رَأَيْتُ مُحَمَّدًا

kata (مُحَمَّدًا) berkedudukan sebagai ....

A. Fā‘il
B. Mubtada’
C. Maf‘ūl bih
D. Khabar

 

9. Tanda asli isim marfū‘ adalah ....

A. Fatḥah
B. Kasrah

C. Ḍammah
D. Sukūn

 

10. Tanda asli isim manshūb adalah ....

A. Fatḥah
B. Kasrah
C. Ḍammah
D. Sukūn

 

11. Tanda asli isim majrūr adalah ....

A. Fatḥah
B. Kasrah
C. Ḍammah
D. Sukūn

 

12. Pada kalimat

كَتَبَ الطَّالِبُ الدَّرْسَ

kata (الدَّرْسَ) adalah ....

A. Fā‘il
B. Maf‘ūl bih
C. Mubtada’
D. Khabar

 

13. Kata yang menerangkan keadaan atau sifat suatu isim disebut ....

A. Na‘at
B. ‘Athaf
C. Badal
D. Taukīd

 

14. Manakah pasangan na‘at-man‘ūt yang benar?

A. طَالِبٌ مُجْتَهِدٌ
B.
طَالِبٌ مُجْتَهِدًا
C.
طَالِبًا مُجْتَهِدٌ
D.
طَالِبٍ مُجْتَهِدٌ

 

15. Dalam kalimat إِنَّ اللهَ غَفُورٌ, kata اللهَ disebut ....

A. Isim inna
B. Khabar inna
C. Isim kana
D. Fā‘il

 

16. Salah satu fungsi إِنَّ adalah ....

A. Menashabkan isim dan merafa‘kan khabar
B. Merafa‘kan isim dan menashabkan khabar
C. Menjazmkan dua fi‘il
D. Menjarkan isim setelahnya

 

17. Dalam kalimat كَانَ الطَّالِبُ مُجْتَهِدًا, kata مُجْتَهِدًا merupakan ....

A. Isim kana
B. Khabar kana
C. Fā‘il
D. Maf‘ūl bih

 

18. Huruf لَنْ digunakan untuk ....

A. Menafikan pekerjaan pada masa lampau
B. Menafikan pekerjaan pada masa sekarang/akan datang
C. Memerintahkan suatu pekerjaan
D. Menanyakan suatu pekerjaan

 

19. Fi‘il mudhāri‘ setelah لَمْ menjadi ....

A. Marfū‘
B. Manshūb
C. Majrūr
D. Majzūm

 

20. Manakah bentuk yang benar setelah لَمْ?

A. لَمْ يَذْهَبُ
B.
لَمْ يَذْهَبَ
C.
لَمْ يَذْهَبْ
D.
لَمْ يَذْهَبٍ

 

21. Fi‘il mudhāri‘ setelah لَنْ menjadi ....

A. Marfū‘
B. Manshūb
C. Majrūr
D. Majzūm

 

22. Manakah bentuk yang benar?

A. لَنْ يَذْهَبُ
B.
لَنْ يَذْهَبْ
C.
لَنْ يَذْهَبَ
D.
لَنْ يَذْهَبِ

 

23. Dalam kalimat

ذَهَبَ مُحَمَّدٌ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

kata (الْمَدْرَسَةِ) dibaca kasrah karena ....

A. Menjadi maf‘ūl bih
B. Menjadi fā‘il
C. Didahului huruf jar
D. Menjadi mubtada’

 

24. Manakah yang merupakan jumlah fi‘liyyah?

A. الْعِلْمُ نَافِعٌ
B.
الطَّالِبُ مُجْتَهِدٌ
C.
ذَهَبَ عَلِيٌّ
D.
الْكِتَابُ جَدِيدٌ

 

25. Dalam kalimat

فِي الْفَصْلِ طُلَّابٌ

Kata (طُلَّابٌ) berkedudukan sebagai ....

A. Khabar muqaddam
B. Mubtada’ mu’akhkhar
C. Maf‘ūl bih
D. Fā‘il

 

B. Soal Sharaf — 25 Soal

26. Ilmu Sharaf membahas tentang ....

A. Kedudukan kata dalam kalimat
B. Perubahan bentuk kata dan pembentukannya
C. Tanda baca akhir kata saja
D. Susunan jumlah ismiyyah

 

27. Kata كَتَبَ merupakan fi‘il ....

A. Mudhāri‘
B. Amr
C. Māḍī
D. Nahy

 

28. Bentuk fi‘il mudhāri‘ dari كَتَبَ adalah ....

A. كَاتَبَ
B.
يَكْتُبُ
C.
اُكْتُبْ
D.
مَكْتُوبٌ

 

29. Bentuk fi‘il amr dari كَتَبَ – يَكْتُبُ adalah ....

A. كَتَبَ
B.
يَكْتُبُ
C.
اُكْتُبْ
D.
كَاتِبٌ

 

30. Mashdar dari كَتَبَ – يَكْتُبُ adalah ....

A. كَاتِبٌ
B.
مَكْتُوبٌ
C.
كِتَابَةٌ
D.
مَكْتَبٌ

 

31. Isim fā‘il dari كَتَبَ adalah ....

A. مَكْتُوبٌ
B.
كَاتِبٌ
C.
كِتَابٌ
D.
مَكْتَبٌ

 

32. Isim maf‘ūl dari كَتَبَ adalah ....

A. كَاتِبٌ
B.
كِتَابَةٌ
C.
مَكْتُوبٌ
D.
كُتُبٌ

 

33. Wazan dari kata كَاتِبٌ adalah ....

A. فَعَلَ
B.
فَاعِلٌ
C.
مَفْعُولٌ
D.
تَفْعِيلٌ

 

34. Wazan dari kata مَكْتُوبٌ adalah ....

A. فَاعِلٌ
B.
مَفْعُولٌ
C.
فَعِيلٌ
D.
مُفَعِّلٌ

 

35. Kata مُسْلِمٌ merupakan isim ....

A. Maf‘ūl
B. Fā‘il
C. Zamān
D. Makān

 

36. Bentuk jamak dari كِتَابٌ yang benar adalah ....

A. كَاتِبُونَ
B.
كُتُبٌ
C.
مَكْتَبٌ
D.
كِتَابَاتٌ

 

37. Bentuk mutsannā dari طَالِبٌ adalah ....

A. طُلَّابٌ
B.
طَالِبَانِ
C.
طَالِبُونَ
D.
طَالِبَاتٌ

 

38. Bentuk jamak mudzakkar sālim dari مُسْلِمٌ adalah ....

A. مُسْلِمَانِ
B.
مُسْلِمَاتٌ
C.
مُسْلِمُونَ
D.
مُسْلُمٌ

 

39. Bentuk jamak mu’annats sālim dari مُسْلِمَةٌ adalah ....

A. مُسْلِمُونَ
B.
مُسْلِمَانِ
C.
مُسْلِمَاتٌ
D.
مَسَالِمُ

 

40. Kata اِسْتَغْفَرَ mengikuti wazan ....

A. أَفْعَلَ
B.
فَاعَلَ
C.
اسْتَفْعَلَ
D.
تَفَعَّلَ

 

41. Kata عَلَّمَ mengikuti wazan ....

A. فَعَّلَ
B.
أَفْعَلَ
C.
فَاعَلَ
D.
اسْتَفْعَلَ

 

42. Kata أَكْرَمَ mengikuti wazan ....

A. فَعَّلَ
B.
أَفْعَلَ
C.
تَفَاعَلَ
D.
اسْتَفْعَلَ

 

43. Kata قَاتَلَ mengikuti wazan ....

A. فَاعَلَ
B.
فَعَّلَ
C.
أَفْعَلَ
D.
تَفَعَّلَ

 

44. Bentuk isim fā‘il dari نَصَرَ adalah ....

A. مَنْصُورٌ
B.
نَاصِرٌ
C.
نُصْرَةٌ
D.
مَنْصَرٌ

 

45. Bentuk isim maf‘ūl dari نَصَرَ adalah ....

A. نَاصِرٌ
B.
نَصْرٌ
C.
مَنْصُورٌ
D.
نَصَرَ

 

46. Bentuk fi‘il mudhāri‘ dari ذَهَبَ adalah ....

A. ذَاهِبٌ
B.
مَذْهُوبٌ
C.
يَذْهَبُ
D.
اِذْهَبْ

 

47. Bentuk fi‘il amr dari ذَهَبَ – يَذْهَبُ adalah ....

A. ذَهَبَ
B.
يَذْهَبُ
C.
ذَاهِبٌ
D.
اِذْهَبْ

 

48. Kata مَكْتَبٌ merupakan isim yang menunjukkan ....

A. Pelaku pekerjaan
B. Objek pekerjaan
C. Tempat
D. Alat

 

49. Kata مِفْتَاحٌ berarti ....

A. Orang yang membuka
B. Tempat membuka
C. Kunci/alat untuk membuka
D. Sesuatu yang dibuka

 

50. Perubahan kata

نَصَرَ ← يَنْصُرُ ← اُنْصُرْ

menunjukkan perubahan ....

A. Isim, fi‘il, dan huruf
B. Fi‘il māḍī, fi‘il mudhāri‘, dan fi‘il amr
C. Fi‘il amr, māḍī, dan mudhāri‘
D. Mashdar, isim fā‘il, dan isim maf‘ūl

 

Kunci Jawaban

Nahwu

1

B

6

C

11

B

16

A

21

B

2

C

7

C

12

B

17

B

22

C

3

B

8

C

13

A

18

B

23

C

4

C

9

C

14

A

19

D

24

C

5

A

10

A

15

A

20

C

25

B

 

Sharaf

26

B

31

B

36

B

41

A

46

C

27

C

32

C

37

B

42

B

47

D

28

B

33

B

38

C

43

A

48

C

29

C

34

B

39

C

44

B

49

C

30

C

35

B

40

C

45

C

50

B

 

Artikel keren lainnya: